Saturday, August 18, 2007

PT Ramsol Garam Kristal Indonesia

PT Ramsol Garam Kristal Indonesia

menawarkan investasi kavling garam seharga rp 29 juta per 100 meter persegi. warga merespon positif tawaran investasi ini dan terbukti dari 2.500 petak atau kavling yg RGKI tawarkan sudah habis terjual kepada investor.

RGKI mulai sejak menawarkan investasi kavling garam kepada Februari th ini, belum setahun lahan kavling garam seluas 50 hektare di Cirebon, Jawab Barat ini laku dibeli investor. "Penjualan step II belum buka," kata Marketing PT Ramsol Garam Kristal Indonesia Muhamad agung Senin (23/7).

Investor yg membeli kavling garam mampu mendapat untung dari system bagi hasil pengelolaan & penjualan garam. tidak cuma itu, investor pula berwenang atas kenaikan harga lahan seandainya nanti ingin kembali dijual hal tersebut dimungkinkan karena investor dapat mendapat legalitas berupa Sertifikat Hak Milik (SHM). disaat ini lahan tersebut telah dibeli RGKI atas nama perorangan di manajemen.

Nilai investasi se besar rupiah 29 juta sudah mencakup biaya produksi & yang lain Rinciannya terdapat anggaran produksi lebih kurang rupiah 5,7 juta per kavling. "Kami tidak membebankan biaya itu ke pemilik lahan, seluruhnya sudah termasuk jumlah hasil panen berapa nanti dikurangi anggaran perawatan kelak hasil bersih dulu dibagi dua 50%-50% antara pemilik kavling dan pengelola," kata AKbar.

Perhitungannya, dalam satu thn diperkirakan bakal berjalan 16 kali panen bersama total produksi garam sebanyak 19,2 ton dan harga jual garam berkisar Rupiah 1.000 hingga Rupiah 2.000 per kilogram. sesudah dikurangi anggaran produksi dan bagi hasil 50%, investor diperkirakan akan menerima rupiah 6,7 juta-Rp 12 juta per tahun Diperkirakan investor bisa menerima modal kembali dalam kala 1,8 tahun hingga 4,3 tahun.

besar memaparkan keuntungan tersebut tergantung dari cuaca atau sinar matahari. makin panjang musim kemarau panen garam semakin banyak Risiko terkait cuaca ini tentu menjadi tanggungan investor kavling garam & pengelola.

tetap timbang risikonya

Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto menonton keuntungan yang diberikan investasi kavling garam pass tinggi karena investor sanggup balik aset atau sanggup mendapatkan keuntungan 100%. Kembali ke basic investasi, imbal hasil tinggi maka risiko yang mengikuti pula tinggi.

setelah sadar & menyesuaikan bersama risiko tersebut, investor baiknya serta mengerti cara kerja investasi tersebut. jangan sampai cuma taruh uang saja, pengawasan pada pengelola mesti tetap dilakukan," kata Eko.

Garam Kristal Indonesia


gede mengemukakan investor bisa ikut andil mengelola kavling garamnya. Bahkan, jikalau mau menjual garamnya sendiri pun mampu dikarenakan RGKI serta mempunyai koperasi juga sebagai penyalur penjualan dimana investor kavling pun adalah sektor dari relasi koperasi tersebut.

dirinya melanjutkan mayoritas investor berasal dari Jakarta. bila investor belum sempat menyaksikan langsung kavlingnya, RGKI serta tetap melaporkan proses perkembangan lahan tiap-tiap minggunya ke para investor.

saat ini pemasaran tawaran investasi kavling garam dilakukan melalui agensi yg bekerjasama denan RGKI. besar mengemukakan rencananya tahap II penjualan 2,500 petak akan dilakukan pada awal Agustus.
PT Ramsol Garam Kristal Indonesia


Haries Adiguna, salah satu investor kavling garam RGKI mengaku tertarik dgn investasi ini dikarenakan dari sisi nilai investasi serasi dgn keuangannya. Haries memiliki empat kavling garam yg beliau beli sejak April dulu anggaran produksi tidak akbar risiko dipasrahkan ke alam saja, sebab dari sinar matahari," kata Haries.

waktu ini, Haries belum mendapat keuntungan dikarenakan berdasarkan kontrak, pada Mei 2018 mulai sejak panen dan di Oktober 2018 pembagian bagi hasil.

Haries mengaku mengetahui tawaran investasi ini dari mulut ke mulut. meskipun tawaran investasi kavling garam dengan sistem jual beli kavling & hubungan kerja bagi hasil ini tak ada pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Haries tetap tertarik berinvestasi kavling garam ini lantaran memiliki persamaan pandangan & kepercayaan bersama pengelola kavling garam.

Sementara Eko menyarankan investor mesti tetap berhati-hati dan konsisten melakukan pengawasan pada tawaran investasi yg tak masuk dalam pengawasan OJK.

No comments:

Post a Comment