kavling garam bisa mendapat untung
menawari investasi kavling garam seharga rupiah 29 juta per 100 meter persegi. masyarakat merespon positif penawaran investasi ini dan terbukti dari 2.500 petak atau kavling yang RGKI tawarkan sudah habis terjual terhadap investor.
RGKI mulai sejak menawarkan investasi kavling garam kepada Februari th ini, belum setahun lahan kavling garam seluas 50 hektare di Cirebon, Jawab Barat ini laku dibeli investor. "Penjualan tahap II belum buka," kata Marketing PT Ramsol Garam Kristal Indonesia Muhamad akbar Senin (23/7).
Investor yg membeli kavling garam bisa mendapat untung dari system bagi hasil pengelolaan & penjualan garam. tidak hanya itu, investor pun berhak atas kenaikan harga lahan bila kelak mau kembali dijual hal tersebut dimungkinkan sebab investor dapat mendapat legalitas berupa Sertifikat Hak Milik (SHM). dikala ini lahan tersebut telah dibeli RGKI atas nama perorangan di manajemen.
Nilai investasi se gede rp 29 juta telah mencakup anggaran produksi & lainnya Rinciannya terdapat anggaran produksi lebih kurang Rupiah 5,7 juta per kavling. "Kami tak membebankan budget itu ke pemilik lahan, seluruhnya sudah termasuk juga jumlah hasil panen berapa nanti dikurangi anggaran perawatan nanti hasil bersih dulu dibagi dua 50%-50% antara pemilik kavling dan pengelola," kata AKbar.
Perhitungannya, dalam satu tahun diperkirakan bakal terjadi 16 kali panen dgn total produksi garam jumlahnya 19,2 ton dan harga menjual garam berkisar rp 1.000 sampai Rupiah 2.000 per kilogram. setelah dikurangi budget produksi & bagi hasil 50%, investor diperkirakan dapat menerima Rupiah 6,7 juta-Rp 12 juta per th Diperkirakan investor bisa menerima aset kembali dalam dikala 1,8 thn hingga 4,3 tahun.
terus timbang risikonya
Perencana Keuangan
Finansia Consulting Eko Endarto menyaksikan keuntungan yg diberikan investasi kavling garam lumayan tinggi dikarenakan investor sanggup balik bekal atau sanggup mendapati keuntungan 100%. Kembali ke dasar investasi, imbal hasil tinggi maka risiko yg mengikuti pun tinggi.setelah sadar dan menyesuaikan dgn risiko tersebut, investor baiknya serta mengerti trick kerja investasi tersebut. janganlah cuma taruh duit saja, pengawasan terhadap pengelola mesti tetap dilakukan," kata Eko.
agung mengemukakan investor bisa ikut andil mengelola kavling garamnya. Bahkan, kalau ingin jual garamnya sendiri pun bisa lantaran RGKI serta memiliki koperasi juga sebagai penyalur penjualan dimana investor kavling pula ialah bagian dari kawan kerja koperasi tersebut.
dia menyambung mayoritas investor berasal dari Jakarta. bila investor belum sempat melihat langsung kavlingnya, RGKI pun konsisten melaporkan proses perkembangan lahan tiap-tiap minggunya ke para investor.
saat ini pemasaran penawaran investasi kavling garam dilakukan lewat agensi yg bersamasama denan RGKI. akbar mengemukakan rencananya tahap II penjualan 2,500 petak bakal dilakukan terhadap awal Agustus.
https://kavlinggaram.hubby.co.id/
Haries Adiguna, salah satu investor kavling garam RGKI mengaku tertarik dgn investasi ini dikarenakan dari segi nilai investasi pas dengan keuangannya. Haries mempunyai empat kavling garam yg dia beli sejak April dulu budget produksi tak besar risiko dipasrahkan ke alam saja, karena dari sinar matahari," kata Haries.
waktu ini, Haries belum mendapat keuntungan karena berdasarkan kontrak, kepada Mei 2018 mulai panen & di Oktober 2018 pembagian bagi hasil.
Haries mengaku mengetahui tawaran investasi ini dari mulut ke mulut. meski tawaran investasi kavling garam bersama system jual beli kavling dan hubungan kerja bagi hasil ini tidak ada pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Haries konsisten tertarik berinvestasi kavling garam ini karena memiliki persamaan pandangan & kepercayaan bersama pengelola kavling garam.
Sementara Eko menyarankan investor harus tetap berhati-hati & tetap laksanakan pengawasan terhadap penawaran investasi yang tidak masuk dalam pengawasan OJK.
